Aman Yani Disebut di Persidangan Kasus Pembunuhan Paoman, Keluarga: Sudah 9 Tahun Tak Ada Kabar

Aman Yani Disebut di Persidangan Kasus Pembunuhan Paoman, Keluarga: Sudah 9 Tahun Tak Ada Kabar


Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Print
Aman Yani Disebut di Persidangan Kasus Pembunuhan Paoman, Keluarga: Sudah 9 Tahun Tak Ada Kabar

Signal.co.id –Keluarga Aman Yani membantah keras tudingan yang menyebutkan bahwa Aman Yani terlibat dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman. Pernyataan itu disampaikan melalui kuasa hukum keluarga, Ruslandi, saat memberikan keterangan kepada penyidik pada Minggu (03/04/2026) di Mapolres Indramayu.

Ruslandi menjelaskan, keluarga merasa kaget sekaligus tidak terima setelah nama Aman Yani disebut sebagai salah satu pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, baik di persidangan maupun di ruang publik. Padahal, menurut keterangan keluarga, Aman Yani telah lama tidak diketahui keberadaannya sejak tahun 2016.

“Sejak pamit untuk bekerja di Bandung pada 2016, hingga kini tidak pernah ada kabar lagi. Bahkan keluarga sempat berupaya mencari, termasuk melalui media sosial pada 2020,” ujar Ruslandi.

Ia menegaskan, kondisi tersebut menimbulkan kejanggalan ketika nama Aman Yani tiba-tiba dikaitkan dengan peristiwa pidana yang terjadi bertahun-tahun setelah ia dinyatakan hilang.

Menanggapi penyebutan nama Aman Yani dalam persidangan, Ruslandi menyatakan pihaknya akan mengambil langkah hukum. Ia menilai, penyebutan tersebut berpotensi merugikan nama baik keluarga, terlebih tanpa dasar yang jelas.

“Kami datang untuk memberikan keterangan kepada penyidik terkait keberadaan Aman Yani sekaligus menindaklanjuti pernyataan yang beredar,” kata Ruslandi.

Adik kandung Aman Yani, Uyat Suratman, juga menguatkan pernyataan tersebut. Ia mengaku terakhir berkomunikasi dengan kakaknya pada Maret 2016. Setelah itu, seluruh nomor kontak tidak lagi aktif dan tidak ada komunikasi lanjutan.

“Sejak itu benar-benar hilang tanpa kabar. Kami sudah berusaha menghubungi, tapi tidak pernah tersambung,” kata Uyat.

Uyat juga mengungkapkan, keluarga pernah didatangi pihak yang mengaku sebagai perantara, yang meminta dirinya berpura-pura menjadi Aman Yani untuk keperluan pencairan dana pensiun. Permintaan tersebut ditolak oleh keluarga karena dinilai janggal.

Selain itu, ia menyebut sempat bertemu dengan Ririn dalam suatu kesempatan, yang membicarakan soal dana pensiun dan harta keluarga. Namun, keluarga memilih tidak menindaklanjuti karena status Aman Yani yang belum jelas.

“Kalau soal utang-piutang atau hubungan lainnya, kami tidak tahu pasti karena sejak 2016 beliau sudah tidak pernah terbuka lagi dengan keluarga,” ujarnya.

Meski demikian, di internal keluarga sendiri muncul beragam respons. Uyat mengaku sempat muncul dugaan dan kecurigaan terkait hilangnya sang kakak, namun ia menegaskan hal tersebut belum dapat dipastikan.

“Kalau dibilang terlibat, saya pribadi tidak yakin. Tapi soal keberadaannya sampai sekarang memang masih menjadi tanda tanya besar,” ucapnya.

Keluarga berharap, proses hukum yang berjalan dapat mengungkap fakta yang sebenarnya, termasuk menjelaskan posisi Aman Yani yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Share : Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email WhatsApp Print

Artikel Terkait

aksara
inquiry