Bahagianya Warsana Lebaran Tanpa Rob di Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu
Bahagianya Warsana Lebaran Tanpa Rob di Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu
Signal.co.id – Suasana Lebaran 2026 di Desa Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu, terasa berbeda. Tidak ada lagi aroma payau dari genangan air laut, atau langkah kaki yang harus berhati-hati menghindari banjir rob yang biasanya datang tanpa permisi. Di gang-gang Kampung Nelayan Sejahtera, anak-anak berlarian riang di atas jalan lingkungan yang bersih.
Sementara itu, para orang tua tampak asyik bercengkerama, saling mengunjungi dari satu pintu ke pintu lain dengan raut wajah tenang. Bagi warga setempat, Lebaran kali ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia adalah simbol kemenangan atas rasa waswas yang bertahun-tahun menghantui pesisir Indramayu.
Trauma Masa Lalu Ingatan Warsana (42), seorang nelayan setempat, masih terekam jelas pada memori kelam akhir 2022. Saat itu, banjir rob besar menerjang. Istrinya, Kadmina (39), yang sedang hamil besar harus dievakuasi secara darurat menggunakan kasur menuju rumah orang tuanya. Tak lama setelah evakuasi, rumah mereka ambruk rata dengan tanah
“Waktu itu ya sudah, yang penting keluarga selamat dulu. Rumah bisa dicari lagi, tapi kalau keluarga kenapa-kenapa itu yang enggak tergantikan,” kenang Warsana, dikutip dari keterangan resmi Kementerian Sosial, Senin (23/3/2026)
Bertahun-tahun Warsana melaut dengan pikiran yang terbelah. Alih-alih fokus mencari ikan di tengah samudera, ia sering kali mencemaskan kondisi anak dan istrinya di rumah.
“Kalau lagi kerja itu pasti ada rasa khawatir. Kepikiran terus rumah banjir, kepikiran anak istri. Tapi mau gimana, kalau khawatir terus, kerja juga jadi enggak fokus,” tuturnya.
Harapan di Rumah Tipe 36 Perubahan besar mulai menjemput warga sejak 2025 melalui Program Kampung Nelayan Sejahtera. Proyek kolaborasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto bersama Kementerian Sosial, pemerintah daerah, Baznas, BNPB, hingga TNI-Polri ini membangun 93 unit rumah tipe 36 yang tertata rapi.
Kini, Warsana tak lagi menumpang di rumah orang tua. Ia telah memiliki hunian permanen dengan dua kamar tidur, ruang tengah, dapur, dan kamar mandi yang layak. Fasilitas penunjang seperti air bersih, listrik, masjid, hingga sentra UMKM pun telah tersedia. Baginya, kemewahan sejati bukanlah harta yang melimpah, melainkan rasa aman saat berkumpul bersama keluarga di hari fitri.
“Lebaran tahun ini rasanya lebih senang, lebih tenang. Kebersihan di sini terasa sekali, suasananya juga nyaman. Jadi walaupun enggak punya banyak, tetap bisa ngerasain bahagia bareng keluarga,” ujar Warsana.
Babak Baru Kehidupan Kisah Warsana adalah potret kecil dari puluhan keluarga di Eretan Kulon yang kini bisa tidur lelap tanpa perlu memantau pasang surut air laut. Lebaran 2026 menjadi garis pembatas antara masa lalu yang penuh ketidakpastian dan masa depan yang lebih layak. Sambil menatap rumah barunya, Warsana menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan pemerintah kepada masyarakat kecil di pesisir.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah, khususnya Kementerian Sosial, yang sudah peduli dengan masyarakat kecil seperti kami. Dengan adanya tempat ini, kehidupan kami jadi jauh lebih baik, lebih layak, dan lebih tenang,” tutupnya.
Membership: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6




