Panen Serai, Lapas Indramayu Optimalkan Lahan PUPR untuk Pembinaan dan Ketahanan Pangan
Panen Serai, Lapas Indramayu Optimalkan Lahan PUPR untuk Pembinaan dan Ketahanan Pangan
Signal.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melaksanakan kegiatan panen serai di area perkebunan yang memanfaatkan sebagian lahan milik PUPR di sekitar lingkungan Lapas, Rabu (17/06/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan yang terus dioptimalkan.
Panen serai melibatkan petugas dan warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kerja bidang perkebunan dan menghasilkan 40 Kg serai. Tanaman serai yang dipanen merupakan hasil budidaya yang telah dirawat secara rutin sejak masa tanam hingga memasuki masa panen.
Pemanfaatan sebagian lahan PUPR sebagai area perkebunan menjadi langkah nyata Lapas Indramayu dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia. Selain serai, berbagai komoditas pertanian lainnya juga dikembangkan sebagai sarana pembelajaran dan peningkatan keterampilan bagi warga binaan.
Melalui kegiatan perkebunan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai teknik budidaya tanaman, mulai dari pengolahan lahan, perawatan, hingga proses panen. Kegiatan ini juga menjadi media untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat kerja.
Kalapas Indramayu, menyampaikan bahwa program perkebunan yang dijalankan tidak hanya bertujuan menghasilkan produk perkebunan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi warga binaan.
“Kami terus berupaya mengoptimalkan lahan yang tersedia agar dapat memberikan nilai manfaat, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun sebagai wadah pembinaan keterampilan bagi warga binaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang berguna saat mereka kembali ke masyarakat,” ujar Berthoni.
Hasil panen serai yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan internal serta menjadi bagian dari pengembangan program pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa pembinaan berbasis pertanian mampu memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan produktivitas warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Indramayu terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang berdampak positif, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.




