Lapas Indramayu dan Dinas Perpustakaan Bersinergi Kembangkan Literasi Warga Binaan
Lapas Indramayu dan Dinas Perpustakaan Bersinergi Kembangkan Literasi Warga Binaan
Signal.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menjalin kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu melalui penandatanganan perjanjian silang layanan, Kamis (23/04/2026).
Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan program pembinaan warga binaan melalui peningkatan akses literasi dan layanan perpustakaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan di dalam lapas, khususnya melalui penguatan budaya literasi.
“Kerja sama ini bertujuan untuk membuka akses yang lebih luas terhadap bahan bacaan dan layanan perpustakaan bagi warga binaan. Kami berharap literasi bisa menjadi sarana pembinaan kepribadian yang positif,” kata Berthoni.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu disambut langsung oleh jajaran Lapas, dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama.
Setelah itu, dilakukan peninjauan sarana perpustakaan yang ada di dalam lapas serta diskusi terkait pengembangan layanan literasi ke depan.
Berthoni menambahkan, keberadaan layanan perpustakaan yang lebih optimal diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi warga binaan, tidak hanya dalam menambah wawasan, tetapi juga sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.
“Literasi bisa menjadi sarana pembinaan kepribadian dan kemandirian yang positif, melalui pengetahuan yang diperoleh dari hasil membaca berbagai buku yang disediakan di perpustakaan Lapas Indramayu, bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten Indramayu,” tuturnya.
“Ke depan, kami akan terus mengembangkan program literasi secara berkelanjutan, sehingga pembinaan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat nyata,” imbuh Berthoni.
Melalui kerja sama ini, Lapas Kelas IIB Indramayu menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang lebih humanis dan edukatif, dengan menjadikan literasi sebagai salah satu pilar utama dalam proses pembinaan warga binaan.


