Jelang Musorkab, Ketua PBVSI Indramayu Tegaskan Dukung Calon Ketua KONI Berintegritas dan Bebas Masalah Hukum
Jelang Musorkab, Ketua PBVSI Indramayu Tegaskan Dukung Calon Ketua KONI Berintegritas dan Bebas Masalah Hukum
Signal.co.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Indramayu, Ketua Umum Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Indramayu, Mohamad Makholiddin Al-Khudriyyi, S.Ag, menegaskan dukungannya terhadap calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu yang memiliki rekam jejak bersih serta bebas dari persoalan hukum.
Dukungan tersebut disampaikan dalam rangka menyongsong pemilihan Ketua KONI Indramayu periode 2026–2030. Menurut Makholiddin yang akrab disapa Kang Uho, sosok Ketua KONI ke depan harus memiliki integritas tinggi, komitmen kuat terhadap pengembangan olahraga, serta mampu menjaga kepercayaan publik dan insan olahraga.
“KONI membutuhkan figur pemimpin yang benar-benar mau dan mampu bekerja. Bukan hanya mengandalkan dana APBD, tetapi juga kreatif mencari terobosan, termasuk menggandeng pihak CSR untuk menghidupkan seluruh cabang olahraga agar berprestasi,” ujar Kang Uho, Minggu (25/1/2026).
Ia menegaskan, kepemimpinan KONI bukan sekadar jabatan seremonial. Ketua KONI, kata dia, harus aktif, responsif, dan mampu mendorong semangat seluruh cabang olahraga agar pembinaan atlet berjalan maksimal.
“Ketua KONI itu bukan hanya duduk manis dan menunggu disuapi. Silakan para Ketua Cabor menentukan calon Ketua KONI yang bisa bekerja dan mampu membuat terobosan nyata melalui CSR, bukan hanya mengandalkan APBD,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pengkab PBVSI Indramayu menilai kepemimpinan KONI ke depan harus berfokus pada transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran, peningkatan prestasi atlet dari tingkat daerah hingga nasional, serta penguatan sinergi antar-cabang olahraga agar pembinaan dapat berjalan merata.
Menurut Kang Uho, dukungan terhadap calon Ketua KONI yang bebas dari masalah hukum sangat penting untuk menjaga marwah dan kredibilitas organisasi olahraga. Dengan kepemimpinan yang bersih, KONI diharapkan mampu menjadi rumah besar pembinaan atlet yang profesional dan berorientasi pada prestasi.
Sikap Ketua PBVSI Indramayu tersebut mendapat sambutan positif dari sejumlah tokoh olahraga di daerah. Mereka menilai penekanan pada aspek integritas merupakan langkah tepat demi kemajuan olahraga Indramayu.
“Sudah sangat tepat jika calon Ketua KONI harus benar-benar bebas dari masalah hukum. KONI adalah rumah besar olahraga, sehingga pemimpinnya harus menjadi teladan bagi atlet dan masyarakat,” ujar Sukamto, pemerhati olahraga Indramayu.
Hal senada disampaikan perwakilan klub bola voli di Indramayu. Mereka berharap Ketua KONI terpilih nantinya dapat fokus penuh pada pembinaan atlet dan peningkatan prestasi, tanpa tersandera persoalan hukum.
“Kami ingin Ketua KONI yang benar-benar bekerja untuk olahraga, bukan yang justru disibukkan dengan urusan hukum,” tegasnya.
Masyarakat olahraga Indramayu pun berharap proses pemilihan Ketua KONI berjalan demokratis dan transparan, serta menghasilkan figur yang memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan olahraga daerah. Dukungan lintas cabang olahraga ini menunjukkan bahwa integritas menjadi faktor utama dalam menentukan arah pembinaan olahraga Indramayu ke depan.
Berdasarkan informasi dari panitia, Musorkab KONI Indramayu dijadwalkan berlangsung pada 12 Februari 2026, dengan agenda utama pemilihan Ketua KONI Indramayu periode 2026–2030.




