Gedung VOC Saksi Berdirinya Pengurus Pusat LSM Garda Taruna Bangsa. Fokus Advokasi Buruh Migran

Gedung VOC Saksi Berdirinya Pengurus Pusat LSM Garda Taruna Bangsa. Fokus Advokasi Buruh Migran


Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Print
Gedung VOC Saksi Berdirinya Pengurus Pusat LSM Garda Taruna Bangsa. Fokus Advokasi Buruh Migran

Signal.co.id – Gedung VOC yang berlokasi di Jalan Veteran, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu menjadi saksi bersejarah dikukuhkannya Pengurus Pusat LSM Garda Taruna Bangsa periode masa bakti 2026–2031. Dengan mengusung tema “Bersatu, Berintegritas, Mengabdi untuk Negeri,” momentum ini menjadi tonggak awal gerakan sosial kemanusiaan yang lebih terarah dan profesional.

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dengan dihadiri para pengurus inti. “Agenda hari ini adalah pengukuhan untuk pengurus LSM Garda Taruna Bangsa periode 2026 sampai 2031. Kita menyatukan visi-Misi dan Alhamdulillah hari ini kita resmi dikukuhkan. Untuk pelantikan akan dilaksanakan nantu” ujar Rakhmat Haryanto Ketua LSM Garda Taruna Bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan bahwa LSM Garda Taruna Bangsa akan bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Fokus utama organisasi ke depan adalah advokasi dan pendampingan bagi buruh migran Indonesia, khususnya yang berasal dari Indramayu, yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyumbang pekerja migran terbesar.

“Visi-misi kita bergerak di bidang sosial kemanusiaan. Tadi juga dibahas cukup lama dengan teman-teman pengurus dan kita sepakat bahwa Indramayu memberikan kontribusi besar untuk buruh migran Indonesia. Maka kita akan fokus di advokasi atau pendampingan buruh migran Indonesia. Selama ini kita tahu mereka banyak mengalami kasus, banyak mengalami tindak pidana tetapi tidak ada yang mendampingi. Insya Allah kita akan bergerak dan fokus di situ,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, pengurus akan mengurus seluruh administrasi dan legalitas organisasi. Setelah itu, akan dilakukan sosialisasi serta audiensi dengan dinas-dinas terkait, terutama instansi yang berkaitan dengan perlindungan buruh migran.

“Pertama kita akan mengurus segala administrasi, itu wajib. Yang kedua kita akan sosialisasi dan audiensi dengan dinas-dinas terkait, salah satunya yang berkaitan dengan buruh migran. Karena hari ini baru dikukuhkan, Insya Allah kita mulai bergerak besok,” tegasnya.

Saat ini, jumlah pengurus pusat yang telah direkrut sebanyak kurang lebih delapan orang. Mereka sengaja membatasi jumlah anggota pada tahap awal demi memperkuat manajemen dan tata kelola organisasi.

“Kita memang fokus hanya di pengurus pusat dulu, ada kurang lebih delapan orang. Kita tidak mau besar dalam kuantitas tetapi kualitasnya berkurang. Maka kita fokus dulu di manajemen dan organisasi kita supaya kuat. Kalau sudah banyak anggota tetapi manajemennya berantakan, pada akhirnya LSM itu hanya tinggal nama,” ungkapnya.

Terkait kemungkinan adanya laporan kasus lama, termasuk sebelum tahun 2020, pihaknya menyatakan tetap membuka ruang pendampingan. Jika secara kelembagaan belum memiliki legalitas lengkap, maka pendampingan akan dilakukan melalui kerja sama dengan pengacara yang tergabung dalam kepengurusan.

“Kita tetap akan terima untuk pendampingan. Kalau dari LSM sendiri belum punya legalitas penuh, maka kita pakai pengacara. Kebetulan di kepengurusan ada pengacara, maka kita gunakan legalitasnya,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan integritas, berdirinya Pengurus Pusat LSM Garda Taruna Bangsa periode 2026–2031 diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan sosial yang nyata, khususnya dalam memberikan perlindungan dan pendampingan hukum bagi buruh migran serta masyarakat yang membutuhkan.

Share : Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email WhatsApp Print

Artikel Terkait

aksara
inquiry