Putri Eks Kapolri Da’i Bachtiar Gabung PSI, Ahmad Ali : Tambah Energi Baru di Jawa Barat
Putri Eks Kapolri Da’i Bachtiar Gabung PSI, Ahmad Ali : Tambah Energi Baru di Jawa Barat
Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali buka suara terkait bergabungnya Nina Agustina Bachtiar, putri mantan Kapolri Da’i Bachtiar, ke PSI.
Sebelumnya, Nina yang juga mantan Bupati Indramayu itu diketahui bernaung di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Kini, ia memilih menyeberang dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia.
Ahmad Ali menyatakan dukungannya atas keputusan politik Nina Bahtiar, termasuk langkahnya bersilaturahmi ke Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk meminta restu.
“Dengan bergabungnya Ibu Nina Bahtiar, saya meyakini itu akan menambah energi baru bagi PSI yang ada di Jawa Barat,” ujar Ahmad Ali saat dikonfirmasi, Sabtu (28/2/2026).
Ali menegaskan, masuknya Nina merupakan bagian dari arus kader baru yang terus berdatangan memperkuat PSI dalam beberapa waktu terakhir.
“Insyaallah, hari ini setiap hari bermunculan dan berdatangan kader baru yang kemudian masuk bergabung untuk memperkuat barisan gajah,” katanya.
Terkait posisi politik Nina, Ali memastikan penugasan awal akan difokuskan di Jawa Barat, bukan langsung di tingkat pusat.
“Sementara diberi posisi di Jawa Barat,” tandasnya.
Sebelumnya, Nina Agustina Bachtiar bertemu langsung dengan Jokowi di kediamannya pada Rabu (25/2/2026) untuk meminta restu atas keputusannya bergabung dengan PSI. Ia menyebut Jokowi merestui langkah politik tersebut.
“Semuanya adalah yang terbaik. Saya pernah bergabung memberikan kebaikan di Indramayu. Saat ini mungkin bergabung dengan Bapak di PSI di Jawa Barat. Alhamdulillah beliau merestui,” tuturnya.
Nina juga mengakui, salah satu alasan dirinya bergabung dengan partai berlambang gajah itu karena adanya sosok Jokowi di belakangnya.
“Intinya sama saja, sama-sama bisa ke masyarakat. Salah satunya (ada sosok Jokowi),” jelasnya.
Menurutnya, yang terpenting adalah tetap menjaga komitmen untuk berkontribusi kepada masyarakat.
“Yang penting menjaga kebaikan dan turun ke masyarakat,” pungkasnya.





