433 Warga Binaan Lapas Indramayu Terima Remisi Idul Fitri, 4 Orang Langsung Bebas

433 Warga Binaan Lapas Indramayu Terima Remisi Idul Fitri, 4 Orang Langsung Bebas


Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Print
433 Warga Binaan Lapas Indramayu Terima Remisi Idul Fitri, 4 Orang Langsung Bebas

Signal.co.id – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan sebagai ajang refleksi dan pembinaan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu. Pada perayaan tahun ini, sebanyak 433 warga binaan mendapatkan remisi khusus Idul Fitri.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, 4 orang warga binaan langsung dinyatakan bebas pada hari yang sama.

“Alhamdulillah, di hari raya Idul Fitri ini total 433 warga binaan mendapatkan remisi, dan 4 di antaranya langsung bebas hari ini,” ujar Berthoni, usai Shalat Idul Fitri bersama Petugas dan Warga Binaan, Sabtu (21/03/2026).

Ia menjelaskan, tidak semua warga binaan dapat memperoleh remisi. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, di antaranya masih berstatus tahanan atau belum memiliki putusan hukum tetap, sedang menjalani masa subsider, serta adanya kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi saat masa pengusulan.

“Yang belum mendapatkan remisi karena statusnya masih tahanan, kemudian ada yang sedang menjalani masa subsider sehingga tidak berhak, serta ada juga yang kelengkapan berkasnya baru turun setelah masa pengusulan selesai,” jelasnya.

Namun demikian, Berthoni memastikan bahwa pihaknya akan tetap mengusulkan remisi susulan bagi warga binaan yang berkasnya telah lengkap.

“Nanti akan kita susulkan pada usulan berikutnya, agar mereka tetap bisa mendapatkan remisi susulan Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa warga binaan yang langsung bebas pada hari ini diharapkan dapat menjadikan momen tersebut sebagai titik awal kehidupan baru setelah menjalani pembinaan di dalam lapas.

“Ini tentu menjadi kemenangan bagi mereka, terlebih setelah menjalani ibadah puasa di dalam lapas yang bukan hal mudah. Mudah-mudahan ini menjadi hikmah dan bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Sejalan dengan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, momentum Idul Fitri juga diharapkan menjadi sarana introspeksi diri bagi seluruh warga binaan.

“Hari ini adalah ajang introspeksi, untuk menyadari kesalahan dan memperbaiki diri, sehingga nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan baik,” tutup Berthoni.

Share : Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email WhatsApp Print

Artikel Terkait

aksara
inquiry