Ikrar Setia NKRI, Napiter Lapas Indramayu Siap Kembali ke Pangkuan Bangsa

Ikrar Setia NKRI, Napiter Lapas Indramayu Siap Kembali ke Pangkuan Bangsa


Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Print
Ikrar Setia NKRI, Napiter Lapas Indramayu Siap Kembali ke Pangkuan Bangsa

Signal.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar kegiatan pengambilan sumpah dan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bagi dua narapidana terorisme (Napiter), Jumat (24/4/2026).

Kegiatan berlangsung di lingkungan Lapas Indramayu mulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang diwakili oleh Bapak Ishadi sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Densus 88, Bapas Kelas I Cirebon, Kodim 0616 Indramayu, Polres Indramayu, Kementerian Agama, Badan Intelijen Negara Kabupaten Indramayu, Pengadilan Negeri Indramayu, Kejaksaan Negeri Indramayu, serta Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Indramayu.

Kegiatan ikrar setia NKRI ini juga diisi dengan penayangan video pembinaan narapidana, khususnya terkait program deradikalisasi.

Prosesi inti berupa pengambilan sumpah dan ikrar setia kepada NKRI dilakukan dengan pendampingan rohaniawan. Para Napiter kemudian menandatangani dokumen ikrar sebagai bentuk komitmen, dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila, penghormatan serta penciuman Bendera Merah Putih, hingga pembacaan yel-yel “NKRI Harga Mati”.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Ishadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata keberhasilan pembinaan.

“Kegiatan pada hari ini adalah wujud nyata dari keberhasilan kita bersama dalam membangun kesadaran dan semangat kebangsaan bagi saudara kita yang sebelumnya sempat tersesat,” ucap Ishadi dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa ikrar yang diucapkan memiliki makna yang mendalam.

“Ikrar setia yang telah diucapkan bukan hanya sebatas serangkaian kata, tetapi merupakan simbol dari transformasi, komitmen, dan keberanian untuk memulai hidup baru sebagai bagian dari masyarakat yang cinta damai, setia kepada Pancasila dan UUD 1945,” kata dia.

Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas keberanian dan ketulusan saudara dalam menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadikan momentum ini sebagai titik balik dalam kehidupan saudara untuk meninggalkan masa lalu dan menatap masa depan yang lebih cerah,” lanjut Ishadi.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

“Ikrar setia kepada NKRI ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam proses pembinaan. Kami berharap para Napiter benar-benar memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujar Berthoni.

Berthoni menegaskan, sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam keberhasilan program pembinaan, khususnya bagi narapidana kasus terorisme.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar proses pembinaan berjalan optimal dan narapidana dapat kembali ke masyarakat dengan pemahaman yang benar tentang kebangsaan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran berbangsa dan bernegara Napiter semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen mereka terhadap keutuhan NKRI.

Share : Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email WhatsApp Print

Artikel Terkait

aksara
inquiry