JERITAN PEJUANG NAFKAH!
JERITAN PEJUANG NAFKAH!
Warga Rajasinga Terisi Terlantar di Merauke: “KamiDijanjikan Upah Full, Ternyata Dicicil dan Tak BisaPulang!”
Sebuah video memilukan viral di lini masamemperlihatkan kondisi Catu Wijaya, warga DesaRajasinga, Kecamatan Terisi, Indramayu, bersama 8 rekan kerjanya yang kini nasibnya terkatung-katung diperantauan jauh. Mereka diketahui sedang mengadunasib membangun barak TNI YONIF TP818 dikawasan Sermayam, Merauke, Papua. Namun, harapanuntuk membawa pulang rezeki justru berubah menjadinestapa.
Alih-alih mendapatkan hak sesuai janji awal tentanglemburan penuh dan upah yang lancar, mereka justrumenghadapi kenyataan pahit: jam lembur dibatasi ketatdan pembayaran upah dilakukan dengan cara dicicil. Kondisi ini membuat mereka tidak memiliki simpananbiaya sama sekali untuk kembali ke kampung halamandi Bumi Wiralodra. Lewat video tersebut, Catu Wijayamewakili rekan-rekannya memohon pertolongankepada Bupati Indramayu, Gubernur Jawa Barat DediMulyadi (KDM), serta para pemangku kebijakanlainnya agar dapat memfasilitasi kepulangan mereka.
“Kami ingin pulang tapi tidak punya ongkos,” ungkapmereka dengan nada penuh harap. Mari kita bantuviralkan informasi ini agar segera sampai ke telingapihak berwenang dan para pejuang nafkah asalIndramayu ini bisa segera dievakuasi kembali kepelukan keluarga dengan selamat. Kekuatan warganetadalah harapan terakhir mereka!



