Tanggap Darurat Banjir, Pemkab Indramayu Melalui Dinsos Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir

Tanggap Darurat Banjir, Pemkab Indramayu Melalui Dinsos Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir


Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Print
Tanggap Darurat Banjir, Pemkab Indramayu Melalui Dinsos Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir

Signal.co.id – Merespons kondisi darurat akibat curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu dalam beberapa hari terakhir, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir.

Pada Selasa, 27 Januari 2026, bantuan logistik mulai didistribusikan ke wilayah sekitar tanggul Sungai Cimanuk yang berada dalam kondisi kritis dan mengalami luapan air hingga merendam permukiman warga. Penyaluran bantuan difokuskan pada daerah dengan tingkat kerawanan tinggi dan warga yang terdampak langsung.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Waskam, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar masyarakat, baik pangan maupun sandang. Penyaluran dilakukan melalui pemerintah kecamatan dan desa agar bantuan dapat diterima secara cepat, tepat sasaran, dan merata.

“Kami telah menyalurkan bantuan logistik berupa beras, makanan siap saji, mi instan, serta perlengkapan keluarga seperti selimut dan pakaian. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan tidak ada warga yang kekurangan bahan pangan, baik di lokasi pengungsian maupun di rumah-rumah warga yang masih tergenang air,” ujar Waskam saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, hingga saat ini seluruh unsur terkait masih dalam status siaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil.

Selain menyalurkan bantuan logistik, Dinas Sosial Kabupaten Indramayu juga berkoordinasi dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk mendirikan dapur umum di sejumlah titik pengungsian yang dinilai paling terdampak. Dapur umum tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya guna mencegah munculnya penyakit pascabanjir.

Sementara itu, petugas gabungan dari BPBD, Dinsos, TNI, dan Polri terus melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran Sungai Cimanuk serta wilayah rawan banjir lainnya. Upaya ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk meminimalisir dampak risiko bencana yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Indramayu juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air dan segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat atau kerusakan infrastruktur akibat banjir.

Share : Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email WhatsApp Print

Artikel Terkait

inquiry
aksara