Tak Hanya Beras 10kg, Bulog Indramayu Juga Salurkan Minyak Goreng Bagi Penerima Bantuan Pangan

Tak Hanya Beras 10kg, Bulog Indramayu Juga Salurkan Minyak Goreng Bagi Penerima Bantuan Pangan


Facebook Twitter WhatsApp Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email Print
Tak Hanya Beras 10kg, Bulog Indramayu Juga Salurkan Minyak Goreng Bagi Penerima Bantuan Pangan

Signal.co.id – Bulog Indramayu mulai menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat di Kabupaten Indramayu, dimulai dari Kelurahan Margadadi pada Jumat (07/11/2025). Penyaluran ini merupakan hari pertama dari rangkaian distribusi bantuan yang ditargetkan selesai pada 30 November 2025.

Dalam penyaluran kali ini, setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, yang merupakan alokasi untuk dua bulan, yakni Oktober dan November 2025. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Pimpinan Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa total penerima bantuan pangan di Kabupaten Indramayu pada periode Oktober–November mencapai 200.341 Penerima Bantuan Pangan (PBP) mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya yang mencapai 209.612 PBP.

“Penurunan ini terjadi karena beberapa faktor, seperti kematian, peningkatan kesejahteraan, dan perpindahan domisili. Itu menjadi indikator bahwa mereka tidak lagi masuk dalam daftar penerima bantuan pangan untuk periode ini,” jelas Sri Wahyuni.

Ia juga berharap program bantuan pangan ini dapat terus berlanjut karena terbukti membantu meringankan beban masyarakat.

Sementara itu, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas keberlanjutan program bantuan pangan ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo atas program bantuan pangan ini. Lebih dari 200 ribu masyarakat Indramayu mendapatkan beras 10 kilogram dan minyak 2 liter setiap bulannya. Terima kasih juga kepada Bulog Indramayu yang telah menyalurkan bantuan dengan baik,” ujar Lucky.

Lucky juga menyoroti persoalan ketidakmampuan sebagian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein harian. Ia menyebut hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama yang memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

“Salah satu solusi dari pemerintah pusat adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan asupan protein. Sementara di tingkat provinsi, ada rencana revitalisasi kawasan Dadap dan Karangsong menjadi pelabuhan besar pada 2027 agar akses pangan berprotein lebih mudah. Dari Pemda, kami terus menggerakkan ekonomi lokal melalui APBD agar daya beli masyarakat meningkat,” paparnya.

Lucky menambahkan, dari hasil perbincangan dengan masyarakat, diketahui bahwa sebagian warga hanya memiliki pengeluaran sekitar Rp50 ribu per hari untuk kebutuhan makan, sehingga sulit memenuhi konsumsi protein yang ideal.

Penyaluran bantuan pangan oleh Bulog Indramayu akan terus dilakukan hingga akhir November dan diharapkan dapat menjangkau seluruh penerima manfaat di kabupaten tersebut.

Share : Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email WhatsApp Print

Artikel Terkait

inquiry
aksara